3rd
FEB

Benarkah Penolakan Permenhub 108 Disebut tak Rasional ?

Posted by admin under iConnects

Baru ini di



Ribuan pengemudi taksi dan ojek online saat menggelar aksi menolak Permenhub 108/2017 di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat — Medcom.id/Jaenal Mutakin


Jakarta: Aliansi Masyarakat Transportasi Nasional mempertanyakan langkah para sopir taksi berbasis online yang menolak Peraturan Menteri Nomor 108 Tahun 2017. Pasalnya, Permenhub itu memiliki banyak keuntungan bagi taksi online.

“Mereka menolak kan tidak rasional dan aneh hanya karena alasan mereka takut di uji KIR nanti asuransinya hilang. Padahal itu bisa dibicarakan dengan penyedia aplikasi daringnya,” kata Ketua Aliansi Masyarakat Transportasi Nasional Cecep Handoko saat dihubungi Medcom.id, Jakarta, Jumat, 2 Februari 2018.

Baca: Permenhub 108/2017 Disebut Bakal Menimbulkan Pengangguran

Permenhub 108/2017 ini mengatur tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Aturan ini mengatur tentang tarif batas atas dan bawah, kuota, argometer taksi, wilayah operasi, persyaratan minimal lima kendaraan, Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), domisili Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) serta peran aplikator.

Cecep pun memandang aturan yang ada di dalam Permenhub 108/2017 itu sangat positif bagi taksi online. Dengan aturan itu, mereka menjadi terdaftar dan memiliki payung hukum.

Ia pun menilai persyaratan uji kir untuk setiap kendaraan taksi online sangat baik. Sebab, itu faktor utama untuk menjaga keselamatan sopir dan penumpang. "Kalau menolak kan aneh, ada apa ini," kata Cecep.

<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/xkEGPyxN" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
lanjutkan
Metrotvnews Channel RSS Feed , butuh software kasir / resto ? hubungi 0838 655 955 35

Berita lainya :

    Wah Punya 125 Ribu Merchant, Go-Food Disebut Terbesar di Asia

    Setelah ini Ada 200 Juta Akun Kloningan di Facebook, Indonesia Ikut Disebut

    Benarkah Pemberian ‘Kartu Kuning’ ke Jokowi Dinilai Hanya Ekspresi Biasa ?

    Benarkah Disdik Jakarta tak akan Sanksi Daycare Belum Berizin ?

    Benarkah LSI: 55,25 % Masyarakat Puas dengan Kabinet Kerja ?

Sekilas info:
kilas info Mobil Listrik Volkswagen Bakal Simpel Seperti Apple
(Sat, 24 Feb 2018 07:43:30 +0700)
Volkswagen terang-terangan mengakui bahwa mereka terinspirasi Apple dalam pengembangan mobil listrik.

kilas info Mobil-Mobil Toyota Terbaru Diimbau Tak Gunakan BBM Kelas Premium, Ini Alasannya
(Fri, 23 Feb 2018 18:21:09 +0700)
PT Toyota Astra Motor (TAM) merekomendasikan penggunaan BBM yang lebih berkualitas, seperti Pertalite dan Pertamax

kilas info Uji Tabrak Mobil Listrik, Nissan Leaf Raih Bintang Lima
(Fri, 23 Feb 2018 15:59:53 +0700)
NISSAN Leaf terbaru meraih bintang lima dalam program uji tabrak yang dilakukan Japan New Car Assessment Program (JNCAP).

kilas info SUV Tesla Tarik Truk Kontainer, Lihat Apa yang Terjadi
(Fri, 23 Feb 2018 14:00:50 +0700)
BIASANYA truk menarik truk di belakangnya jika ada masalah. Namun kali ini yang melakukannya adalah SUV Tesla X.

kilas info Ini Perbedaan Sistem Ganjil-Genap di Bekasi dan Jakarta dalam Membatasi Mobil Pribadi
(Fri, 23 Feb 2018 12:00:40 +0700)
Metode pembatasan kendaraan pribadi dengan sistem ganjil-genap diterapkan juga di pintu masuk tol.

kilas info Siap-Siap! BMW Ingin Transfer Ilmu Otomotif ke Mahasiswa Tingkat Akhir
(Fri, 23 Feb 2018 10:19:28 +0700)
BMW membuka ajang pencarian dan pelatihan untuk mahasiswa tingkat akhir yang memiliki passion dalam dunia otomotif.

kilas info Kredit Mobil Bekas Sebaiknya di Leasing atau Dealer?
(Fri, 23 Feb 2018 10:12:57 +0700)
Mobil bekas menjadi solusi bagi mereka yang ingin kendraan pribadi dengan harga miring.

kilas info Tahukah Anda! Penggunaan Antikabut Berlebihan Ternyata Bisa Bikin Kaca Mobil Retak
(Fri, 23 Feb 2018 09:00:07 +0700)
Setiap mobil yang dipasarkan di negara tropis yang sering hujan dan cuaca dingin, biasanya dilengkapi antikabut.

8 berita.


 LeoGa Theme
as