23rd
APR

Hubungan DNS, IP, dan Hosting

Posted by admin under iConnects

Jenis sistem kerja jaringan untuk aplikasi online
Paradigma hosting merupakan tempat penyimpanan data website agar sistem jaringan komputer dapat dikenali di jaringan internet.

DNS(Domain name system) merupakan sistem penamaan domain agar domain yang secara fisik berupa angka (misal:202.192.12.xx) dapat dikenali menjadi sebuah nama(semisal: www.testing.com)  dimana penamaan ini bersifat unik atau tidak sama antara satu nama dengan nama lainya, Dengan ada nya DNS, user lebih mudah mengingat alamat web yang ada.

Bagaimana hubungan keterkaitan antara DNS dengan Hosting ?   Sebenarnya ada beberapa pengertian jenis layanan web hosting yang terlebih dahulu anda pahami  berdasarkan skalanya antara lain:
1. Hosting berlokasi di web hosting dengan DNS luar atau dalam

  1. Kelebihannya dibanding Shared Hosting adalah di sisi stabilitas, yaitu tertutupnya kemungkinan untuk penggunaan sumber daya berlebih oleh satu pengguna yang dapat mengacaukan pengguna lainnya.
  2. Sedangkan kekurangannya adalah di sisi kinerja, dimana seorang pengguna hanya bisa menggunakan sumber daya server sesuai yang telah dialokasikan, meskipun sumber daya tersebut tidak sedang digunakan oleh pengguna lainnya. sistem vps biasanya memakai sistem sewa

ip publik statis/dinamis <<->> web hosting <<->> internet

2. Hosting di lokasi intranet WAN(wide area Network) atau LAN(Local Area Network) dengan DNS dalam atau luar negeri memanfaatkan IP publik statis. gambaran sistem kerjanya sebagai berikut:

(jaringan)ip publik statis <<->> ISP <<->> internet

3. Hosting di lokasi intranet dengan memakai root ip sebagai remote ip  (semisal no-ip.com)
Hosting ini berada pada komputer kita yang memiliki ip publik dinamis maupun statis.

Sistem kerjanya ip publik statis/dinamis <<->> no-ip <<->> internet


Leave a Reply


 LeoGa Theme